Minggu, 23 Januari 2011

adakah disana kau ada?"


adakah disana kau merasakan sepertiku?
serasa memasuki dunia tanpa musim
kudapat tertawa walau tak sepenuhnya
kudapat menangis tak sampai habiskan air mata
menyaksikan burung dan ombak yang keluar dari rahim bumi
yang seakan membisikkan musim ke penghujung kehidupan cintaku
kau tak mengenalku
siapa akupun kau tak tau
tapi cintaku akan tetap tingal
dan bekas jarinya tak kan pernah terhapus.

adakah disana kau mrasa sepertiku?
yang tak mengukur kerinduan dengan sesuatu yang berkilau
yang tak mampu mengungkapkan kerinduan
dimana kekuatan untuk mencintai adalah tanpa batas

andai kau mengetahuiku aku disini terkurung
mengambil sayapku untuk terbang
tetapi tak mampu mengarungi angkasa bebas
sunguh menyedihkan,,,,,,,

di ujung kenyataan ku harus menerima
untuk ku harus mencabut sayapku dengan tanganku sendiri
tertingal seperti sesuatu yang dicampakkan
sungguh menyakitkan

engkau cintaku,,,,,
aku mendengar engkau memangilku dari balik lautan
kumerasa sayapmu dengan lembut membelaiku
aku ingin berlari tuk datang kepadamu
namun disini ku tingal sebagai tawanan kedua kakiku terikat kuat

aku hanya bisa berdiri disini menangis di dalam pedihku
hanya bisa mendengar pangilan jiwamu dari balik lautan
berharap kau kan datang kepadaku tuk ku bisa memangilmu
cintaku,,,,,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar